Gedelaksa's Blog

Beberapa Fenomena yang Terjadi di Darat

Posted on: November 7, 2016

Beberapa Fenomena yang Terjadi di Darat
Munculnya Daratan Baru Berbentuk Gunung di Perairan Haloban, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil

Misteri di balik munculnya daratan baru berbentuk gunung di perairan Haloban, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, mulai agak tersibak. Warga Haloban ternyata mendengar suara letusan dahsyat dari arah laut pada Selasa (13/4) malam, baru esoknya seorang nelayan menemukan daratan baru yang menyemburkan lumpur di antara Pulau Tailana dan Madang Kati, sekitar tiga mil arah utara Haloban. Wartawan Serambi, Dede Rosadi mendapatkan informasi itu di Haloban (Pulau Tuangku), 40 mil (lima jam perjalanan naik boat) dari Kota Singkil pada Jumat (16/4) siang.
Beberapa warga Haloban yang ditanyainya, mengaku sempat mendengar suara ledakan besar dari arah laut pada Selasa (13/4) malam. Namun, saat itu tidak ada warga yang menduga ledakan itu ada kaitannya dengan fenomena munculnya daratan baru di dekat Pulau Haloban pascagempa berkekuatan 7,2 skala Richter (SR) yang terjadi sepekan sebelumnya (Rabu dini hari, 7 April 2010). “Ya, kami dengar ada suara ledakan besar dari laut, tapi kami tidak menyangka ada hubungan dengan munculnya daratan baru di antara Pulau Tailana dengan Madang Kati yang cuma tiga mil dari Haloban,” kata Anhar (40), warga Haloban. Beberapa teman Anhar, antara lain Jafril, membenarkan pengakuannya.
Dilaporkan juga bahwa dasar laut yang naik itu dapat dilihat secara kasat mata dari permukaan laut. Puncaknya hanya berjarak sekitar 3-4 meter lagi dari permukaan. Tadinya, kedalaman laut di situ mencapai 18 hingga 20 meter. Artinya, terjadi pendangkalan yang cukup signifikan hanya dalam tiga hari. Bentang daratan yang baru muncul itu berkisar antara 45-50 meter. Wartawan Serambi Dede Rosadi kemarin sore ikut menyelam di lokasi itu bersama Taufik, anggota DPRK Aceh Singkil, dan sejumlah nelayan setempat. Pada kedalaman lima meter dari permukaan laut, ia mengaku dapat menyaksikan gelembung air dan semburan lumpur campur pasir yang terus ke luar dari puncak daratan yang sekilas mirip gunung itu. Volume semburannya kecil, tapi tempat menyemburnya banyak.
Gelembung air berbusa-busa (dalam bahasa setempat turak) terus keluar dari bagian atas daratan baru itu. Lumpur campur pasir dan tanah liat (lempung) juga terus menyembur. Selain itu, dasar laut di seputaran Haloban yang, menurut nelayan setempat, lazimnya berpasir putih, kemarin terlihat sudah berganti warna menjadi kehitam-hitaman, bercampur tanah dan batu kerikil kecil dan besar. Maksimum ukurannya dua kepalan tangan orang dewasa. Bebatuan tersebut terhampar di dasar laut, tak jauh dari sekeliling daratan yang baru muncul itu. Untuk mendapatkan contoh batu di dasar laut, sangatlah sulit, karena dalam. Diperlukan nyali kuat dan pengalaman menyelam yang andal untuk berhasil mendapatkannya. Sejumlah penyelam yang menggunakan kacamata selam dan dibantu oksigen yang disalurkan melalui kompresor, di antaranya Iwan, berhasil mendapatkan sampel batu tersebut. Selain hitam, ada juga bebatuan yang berwarna kehijau-hijauan dan kekuning-kuningan.
Sementara di Pulau Haloban, beberapa kaum pria berkumpul menggunjingkan kejadian langka itu. Selain membayangkan yang seram-seram, ada juga yang berharap kalau-kalau benda-benda yang menyembur dari dasar laut itu terdapat harta karun. Hingga kemarin sore, pihak aparat keamanan juga terlihat berpatroli menggunakan boat di seputar lokasi daratan tumbuh itu. Nelayan tak ada lagi yang merapat untuk memancing di sana, karena populasi ikan yang biasanya banyak di situ kini sama sekali tak ada lagi.
Info lain yang didapat, batu-batu kerikil yang ditemukan di atas puncak semburan itu umumnya berwarna hitam dan dapat dengan mudah terbakar api. Beberapa warga bahkan menyimpan batuan tersebut, lebih-lebih yang berwarna kuning keemasan, karena mereka duga (harapkan) mengandung partikel emas. Tachsis, warga Pulau Balai yang memiliki alat GPS mengabari Serambi kemarin siang bahwa daratan tumbuh itu berada di titik koordinat 02’17’742 Lintang Utara dan 097’13’296 Bujur Timur.
Sementara itu, suhu udara di Haloban, desa paling terdekat ke lokasi kejadian, seharian kemarin terasa panas. Menurut warga, kenaikan suhu udara secara drastik justu dirasakan pascamunculnya calon daratan baru itu, Rabu (14/4) lalu. Terkait fenomena langka ini, Taufik, anggota DPRK Aceh Singkil, mendesak pemerintah segera menurunkan tim ahli untuk meneliti. “Perlu segera dipastikan apakah peristiwa alam itu berbahaya atau tidak bagi manusia atau makhluk hidup lainnya di sekitarnya. Pemerintah harus segera memberi jawaban atas pertanyaan dan kegelisahan masyarakatnya,” kata politisi PDIP ini.

Fenomena Geologi di Balik Daratan Terangkat

Pulau Sibaru-baru di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (merupakan satu dari 92 pulau terluar Indonesia) dipenuhi fosil karang. Hal itu terjadi karena kenaikan permukaan pantai hingga sekitar 1 meter saat terjadi gempa bumi, Desember 2004 lalu.

Gempa bumi dahsyat disusul gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam, Desember 2004, menyebabkan terangkatnya daratan di pesisir barat Pulau Simeulue. Tiga bulan kemudian, Maret 2005, gempa bumi yang lain menaikkan daratan di pesisir Pulau Nias 1 meter hingga 1,5 meter. Kenapa?

SEPTEMBER 2007 giliran gempa bumi mengguncang Bengkulu. Gempa ini menyebabkan terangkatnya daratan Pulau Mega di Bengkulu hingga Pagai Selatan di Provinsi Sumatera Barat dengan ketinggian yang hampir sama dengan fenomena di Pulau Simeulue dan Nias.

Pada kunjungan bersama Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara-Wanadri di Pulau Sibarubaru, Pagai Selatan, awal Juni 2008, Kompas melihat fenomena alam menakjubkan. Garis pantai maju ke arah laut hingga sekitar 500 meter dengan hamparan terumbu karang yang telah mati.

Daratan terangkat sekitar 1 meter dari sebelumnya. Di sela-sela karang mati itu mulai tumbuh tanaman bakau.

Menurut Komandan Operasi Tim Ekspedisi Garis Depan Nusantara Haris Mulyadi, pemandangan serupa terlihat di Pulau Mega, Bengkulu. Ketinggian karang yang terangkat mencapai 1,5 meter, memajukan garis pantai ratusan meter.

Di dusun Lakau dan Limosua, Pagai Selatan, sekitar 40 menit perjalanan laut dari Pulau Sibarubaru, penduduk kesulitan merapatkan sampan akibat terangkatnya terumbu karang. Kenaikan daratan juga menyebabkan Sungai Lakau mendangkal.

Akibatnya, sungai tak lagi bisa dilewati perahu bermesin tempel seperti sebelumnya. Warga juga tak bisa lagi menjala ikan yang dulunya berkembang biak di sana.
Menurut warga, kedalaman sangai itu dulunya mencapai 2 meter. Kini kurang dari 1 meter.

Bagi pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Danny Hilman Natawidjaja, fenomena itu biasa dijelaskan secara geologi. Penelitiannya bersama peneliti dari California Institute of Technology menemukan lebih dari satu siklus gempa bumi di kepulauan itu, masing-masing tahun 1300, 1600-an, 1797, dan 1833.Berdasarkan kajian siklus gempa di pulau-pulau barat Pulau Sumatera, terangkatnya daratan perlahan-lahan diikuti penurunan. Kisaran penurunannya antara 1 cm hingga 1,5 cm per tahun.

Mengacu siklus gempa yang telah terdeteksi, penurunan gempa akan mencapai titik jenuh dalam tempo 200 tahunan, dengan kisaran penurunan daratan (pulau) antara 2 meter hingga 3 meter.

Tumbukan lempeng

Fenomena penurunan daratan di sisi barat Sumatera disebabkan tumbukan lempeng–lempeng samudra (di dasar Samudra Hindia) menekan lempeng benua di bawah daratan Sumatera. Seiring waktu, tekanan lempeng samudra itu akan melampaui kekuatan lempeng benua untuk menahannya.

Begitu tak tertahankan, pecah dan bergeserlah lempeng benua diikuti getaran yang disebut gempa bumi. Di lautan lentingan lempeng benua akan mengguncang lautan yang diikuti tsunami dan meninggalkan fenomena alam berupa terumbu karang menjadi daratan.

Informasi yang diperoleh Danny, lentingan lempeng benua pernah menyebabkan terangkatnya daratan (pulau) Pagai setinggi 3 meter. Fenomena naiknya terumbu karang hingga 1,5 meter, seperti yang terjadi saat ini, belum merupakan puncak.

Menurut Danny, tidak setiap terjadinya lentingan menunggu titik jenuh tumbukan. Bagian lempeng benua dapat terlepas lebih awal (sebelum siklus 200 tahunan).

Hanya, fenomena itu berdampak kecil, di antaranya disertai magnitudo gempa yang kecil dan rendahnya tsunami.

Fenomena lepasan “kecil” itulah yang disinyalir muncul sebagai gempa Nias, Maret 2005, dan gempa Bengkulu, September 2007.

Menurut catatan sejarah, setidaknya pernah terjadi dua kali gempa besar di gugusan Kepulauan Mentawai, yaitu tahun 1797 berkekuatan 8,3 skala Richter (SR) di Pulau Sipora dan gempa berskala 8,5 SR yang menghantam Pulau Pagai pada tahun 1833 silam.

Potensi terbaru

Saat ini dari lima pulau besar di gugusan Kepulauan Mentawai hanya daratan Pulau Sipora dan Siberut yang belum mengalami pengangkatan daratan.

Mengacu siklus 200 tahunan, hal itu menjelaskan bahwa segmen lempeng benua di bawah dua pulau itu masih sanggup menahan tumbukan lempeng benua. Berbeda dengan kejadian di kawasan Pulau Mega serta Pagai Selatan atau di kawasan Simeulue dan Nias.

Dengan kata lain, potensi lentingan di kawasan Sipora dan Siberut sudah dalam taraf “hamil tua”. Bila itu terjadi, bukan tidak mungkin menggerakkan segmen lainnya.

Menurut Danny, penjelasan potensi itu disebabkan episentrum gempa bukan berupa titik, tetapi sebuah bidang.

Episentrum gempa sebagai sebuah bidang itulah yang menjelaskan mengapa daratan di Simeulue (akibat gempa Desember 2004) terangkat, disusul peristiwa serupa di Nias tiga bulan kemudian (gempa Maret 2005). Artinya, pergeseran segmen lempeng tertentu akan diikuti segmen lain untuk mencapai titik keseimbangan.

“Melihat fenomena itu, terangkatnya daratan di Pulau Mega hingga Pagai Selatan masih akan diikuti kejadian serupa di Pagai Utara, Sipora, atau Siberut. Hanya, tak tahu kapan waktunya,” ujarnya. Mengacu peristiwa Nias, hanya membutuhkan waktu tiga bulan menyusul Simeulue.

Memicu tsunami

Yang patut dikhawatirkan adalah bila pusat gempa bumi berada di bawah Selat Mentawai. Hal itu akan memicu tsunami besar yang mengancam Pantai Padang yang berkontur datar dan tidak terlindungi.

Kekhawatiran dengan kadar berbeda bila pusat gempa berada di sisi barat kepulauan Mentawai, di mana tsunami ke arah Padang telah terlindungi pulau-pulau. Akan tetapi, mengancam penduduk di pesisir barat Mentawai.

Kini siklus gempa sudah terdeteksi melalui “garis tahun”terumbu karang yang mati dan informasi pergerakan muka bumi melalui alat global positioning system. Akan tetapi, prediksi waktu yang tepat datangnya gempa tetap belum dapat dicapai.

Sekalipun belum jelas kapan datangnya gempa, kesiapsiagaan perlu dibangun demi keselamatan warga pesisir. Tujuannya bukan hanya bagi warga di gugusan kepulauan di barat Pulau Sumatera, tetapi juga bagi warga yang bermukim di sepanjang pesisir pantai barat Sumatera, seperti Padang, Sibolga, hingga Bengkulu.

Posisi Pulau Sumatera, yang menjadi semacam “engsel” naik-turunnya daratan (pulau) di gugusan Mentawai, bukan berarti membebaskan daratan Sumatera dari dampak gempa bumi berpotensi tsunami. Apalagi, bila pusat gempa berada di bawah Selat Mentawai.

Beberapa Fenomena Bencana Alam Yang Terjadi di Darat
Seisme (gempa)
Pernahkah Anda mengalami gempa? Jika pernah, apa yang Anda rasakan? Benar, bumi atau lantai yang kita pijak terasa bergoyang. Gempa bumi bisa terjadisiang atau malam hari. Mungkin saja di siang hari Anda sedang duduk di kursi,tiba-tiba kursi bergoyang, air dalam gelas bergoyang dan tumpah, gantunganlistrik berayun, pintu dan jendela berderak, dan tiba-tiba di luar orang-orangberteriak, gempa… gempa… Gempa seperti ini mungkin pernah atau sering terjadi di daerah Anda. Bahkan gempa bisa menimbulkan petaka yang hebat, misalnya menyebabkan tanah longsor, bangunan roboh, banjir, gelombang pasang, bahkan bisa menelan korban mahluk hidup termasuk manusia. Misalnya gempa yang terjadi di Tokyo Jepang tahun 1933 menelan korban 60.000 manusia dan 300.000 rumah hancur. Sekarang coba Anda sebutkan di daerah mana saja gempa yang terjadi di Indonesia! Ya benar, misalnya gempa yang terjadi di Bengkulu, atau di Nusa Tenggara Timur yang menewaskan banyak orang. Tahukah Anda apa yang menyebabkan terjadinya gempa? Zaman dulu di
beberapa daerah konon ada yang percaya bahwa gempa disebabkan bumi ini
terletak di ujung tanduk sapi (dewa). Sang Sapi mendapat laporan bahwa bumi
ini sudah kosong oleh orang-orang baik. Bumi ini hanya diisi oleh orang jahat.
Sehingga Sang Sapi menggoyangkan kepalanya untuk memberikan peringatan
pada manusia melalui gempa.
Tentunya Anda tidak akan percaya dengan cerita di atas. Sesungguhnya gempa terjadi akibat getaran kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam bumi. Bagaimana getaran itu terjadi? Kerak bumi ini merupakan lempengan yang kaku. Di daerah yang labil, lapisan litosfer ini mengalami perubahan letak. Misalnya di satu bagian terangkat ke atas, sedangkan di bagian sebelahnya menurun atau bertahan pada kedudukannya. Pelengkungan pada perbatasan antara dua bagian yang bergeser ini menimbulkan ketegangan yang lama-kelamaan akan patah yang mendadak. Patahan yang mendadak itulah yang menimbulkan getaran gempa.
Tenaga dari dalam bumi yang menyebabkan gempa ini bermacam-macam. Karena itu gempa dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya, bentuk episentrumnya, letak hiposentrumnya, jarak, dan letak episentrumnya.
Berdasarkan peristiwa yang menimbulkannya, gempa dibagi menjadi gempa
tektonik, gempa vulkanik, dan gempa runtuhan:
1) Gempa tektonik merupakan jenis gempa yang terkuat dan bisa meliputi
wilayah yang luas. Gempa ini merupakan akibat dari gerakan gempa tektonik
yaitu berupa patahan atau retakan.
2) Gempa vulkanik yaitu gempa yang terjadi sebelum atau pada saat gunung
berapi meletus. Gempa ini hanya terasa di daerah sekitar gunung berapi,
sehingga tidak begitu kuat jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
3) Gempa runtuhan yaitu gempa yang terjadi akibat runtuhnya atap gua yang
terdapat di dalam litosfer, seperti gua kapur atau terowongan tambang. Gempa
ini relatif lemah dan hanya terasa di sekitar tempat runtuhan terjadi.
Masih banyak penggolongan jenis gempa. Misalnya berdasarkan bentuk
episentrumnya, dibedakan menjadi 2 macam, yaitu gempa linier dan gempa
sentral. Gempa linier yaitu episentrumnya berupa garis. Sedangkan gempa sentral yaitu episentrumnya berbentuk suatu titik. Berdasarkan letak kedalaman
hiposentrumnya dibedakan menjadi tiga macam gempa, yaitu gempa dalam,
gempa intermedier (menengah), dan gempa dangkal. Berdasarkan jarak
episentrumnya, gempa dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gempa setempat,
gempa jauh, dan gempa sangat jauh. Berikut adalah contoh gambar gempa bumi di beberapa Negara:

1964 Great Alaskan Earthquake, North America 1964 Gempa Besar Alaska, Amerika Utara

(Images via Popular Mechanics , wvdhsem.gov , P. Scott Cummins and NOAA )
. Meskipun itu salah satu bencana mematikan tua pada catatan, yang luar biasa Alaska Gempa Besar tahun 1964 adalah gempa sangat buruk itu memicu tsunami. Gempa bumi 9,2 dirilis tanah longsor bawah laut yang menciptakan tsunami menghancurkan sepanjang garis pantai Amerika Utara – dari San Francisco ke British Columbia. Gempa bumi – 100,000 Amerika Utara terbesar yang pernah dan yang kedua terbesar dalam sejarah manusia mencatat – tumpah mil persegi Pangeran Edward Sound begitu hebat, tanah di bawah laut memberi jalan tanah longsor dan hasilnya adalah sebuah tsunami besar.

(Image via NOAA )
Tiga anak hilang di sebuah pantai di Oregon untuk gelombang 415-mph; 10 orang tewas di Crescent City, California. (Tsunami bahkan mencapai Hawaii dan Jepang) Di Alaska., Di beberapa tempat tanah itu didorong 30 kaki ke udara sementara di lain itu menyerah di bawah rumah jalan-jalan kota, dan pejalan kaki. Gempa bumi itu sendiri berlangsung selama 4 menit dan menggelengkan tanah sejauh Texas dan Florida. Lebih dari 115 orang meninggal hanya di Alaska, dengan sedikitnya 130 total kematian. Selain menyebabkan tsunami yang terjal gempa menyebabkan 5 besar tanah longsor juga. . Ajaibnya, beberapa dibunuh dibandingkan dengan tingkat kematian gempa bersejarah .
2008 Gempa Sichuan, Cina
(Images via 2008Earthquake.com/China Daily , Wikimedia and The New Yorker )
8,0 gempa dahsyat ini tanggal 12 Mei 2008 – disebut Great Gempa Sichuan – yang pusatnya di provinsi Sichuan, tetapi bisa dirasakan lebih dari 1.000 mil jauhnya di Shanghai dan lebih dari 900 mil jauhnya di Beijing.

(Image via Dainty Flair )
Tragisnya, banyak yang tewas. Hampir 70.000 jiwa hilang, dengan lebih dari 118.000 lainnya terluka serius dan ribuan orang masih hilang dan diduga tewas gempa menghancurkan daerah ini, cepat memutar tunawisma besar penduduk lokal (perkiraan kisaran 4.800.000-11.000.000).
Powerfull Quake dia, menurut Yuji Yagi scientest terkemuka, “berlangsung sekitar dua menit dan dirilis 30 kali energi gempa Hanshin Agung tahun 1995 di Jepang, yang menewaskan lebih dari 6.000 orang” langsung Ribuan Apakah Dikuburkan dengan kekerasan tumpul Ibu alam.. Orang-orang di Rusia, Nepal, Thailand, Bangladesh, Taiwan, Hong Kong, Macau, Pakistan, Mongolia dan India bisa merasakan gempa susulan. Orang-orang di Rusia, Nepal, Thailand, Bangladesh, Taiwan, Hong Kong, Macau, Pakistan, Mongolia dan India bisa merasakan gempa susulan. Anehnya, tepat sebelum gempa terjadi, gerombolan kodok mengerumuni jalanan. Catatan: keluar dari kepekaan terhadap jiwa-jiwa yang hilang, gambar grafik tidak ditampilkan. Anehnya, tepat sebelum Quake melanda, gerombolan kodok menyerbu The Streets. Catatan: keluar dari kepekaan terhadap jiwa-jiwa yang hilang, gambar grafik tidak ditampilkan.

Gempa Bumi Samudra Hindia, Sumatera, 2004

Images via Nomad4Ever and Crystalinks
Sayangnya, pada abad terakhir ratusan Ribuan orang telah kehilangan untuk Gempa Besar. 50.000 di Iran pada tahun 1960, 60.000 di Pakistan pada tahun 1935, 66.000 di Peru pada tahun 1970, 200.000 di Cina pada tahun 1920 dan 70.000 di Cina pada tahun 1932 di wilayah yang sama; 200.000 di wilayah lain di Cina pada tahun 1927 dan baru-baru seperempat juta tinggal di Cina pada 1976; 100.000 di Italia pada 1908; 110.000 di Uni Soviet pada tahun 1948, 143.000 di Jepang pada tahun 1923, gempa bumi ini biasanya berkisar 7,5-8,5 pada skala Richter. 50,000 di Iran pada tahun 1960, 60,000 di Pakistan pada tahun 1935, 66,000 di Peru pada tahun 1970; 200 000 di Cina pada tahun 1920 dan 70,000 di Cina pada tahun 1932 di Region Sama; 200,000 di wilayah lain di Cina pada tahun 1927 dan baru-baru ini dalam satu juta kuartal Hidup Cina pada tahun 1976; 100 000 di Italia pada 1908; 110 000 di Uni Soviet pada tahun 1948; 143 000 di Jepang pada tahun 1923, Gempa bumi ini biasanya berkisar 7,5-8,5 pada skala Richter
Tapi sehari setelah Natal, 2004, kombinasi 9,1-9,3 gempa-tsunami di Samudra Hindia membuat kerusakan tak terhitung dan mengambil hampir 300 000 Lives. Gelombang tsunami hingga 100 meter dari garis pantai dihapuskan sebelas negara dan yang digabungkan dengan gempa menunjuk gempa ini sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah, menurut para ahli. gelombang Tsunami hingga 100 meter dari garis pantai menyeka dari sebelas negara dan itu ditambah dengan gempa Quake menunjuk ini sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah, menurut para ahli. Indonesia, India, Thailand dan Sri Lanka mengalami kerugian besar dan kerusakan. Indonesia, India, Thailand dan Sri Lanka mengalami kerugian besar dan kerusakan. Sebuah curahan global meningkatkan lebih dari $ 7 milyar pada bantuan dan upaya telah dilakukan untuk meningkatkan layanan peringatan tsunami dan teknologi untuk daerah tersebut. Sebuah curahan global meningkatkan lebih dari $ 7 milyar pada bantuan dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan Apakah tanda-tsunami untuk layanan ini dan daerah teknologi.

Angin Puting Beliung

Puting Beliung adalah Dampak Fenomena Iklim (DFI) berupa angin kencang yang datang secara tiba-tiba, bergerak melingkar seperti spiral hingga menyentuh permukaan bumi dan punah dalam waktu singkat (3 s/d 10 menit). Kecepatan angin berkisar antara 30 – 50 knots.
Angin ini juga berasal dari awan jenis Cumulonimbus yaitu awan yang bergumpal berwarna abu-abu gelap dan menjulang tinggi. Namun tidak semua awan Cumulonimbus menimbulkan puting beliung. Puting Beliung dapat terjadi di darat maupun di laut. Jika terjadi dilaut durasinya lebih lama daripada di darat umumnya lebih sering terjadi di dataran rendah (seperti di Karawang). Sebelumnya bulan November terjadi juga di Tempuran Karawang semuanya di dataran rendah.
Bagaimana Tanda-Tanda Akan Datangnya Puting Beliung?
Satu hari sebelumnya hawa udara malam dan pagi hari terasa panas/sumuk/hareudang. Sekitar pukul 10 pagi terlihat tumbuh Awan Cumulus (awan seperti bunga kol berlapis-lapis menjulang tinggi), yang mempunyai batas tepi sangat jelas.
Tahap berikutnya awan tersebut akan berubah menjadi hitam gelap. Perhatikan pohon di sekitar kita berada, apakah ada dahan dan ranting yang bergoyang cepat, jika ada maka hujan dan angin kencang sudah mendekat. Terasa ada sentuhan udara dingin di sekitar kita. Biasanya hujan pertama yang turun secara mendadak dan deras, apabila hujannya gerimis maka saat itu angin kencang sedang terjadi di tempat lain, tetapi kita juga waspada kadang-kadang setelah gerimis dapat juga terjadi angin kencang. Bila terdengar suara petir yang keras, hujan dan angin kencang akan disertai sambaran petir.
Jika 1 sampai 3 hari berturut-turut tidak hujan (panas) pada musim penghujan, maka kemungkinan hujan deras yang pertama kali turun akan disertai angin kencang.
Bagaimana Usaha Antisipasinya?

Jika terdapat pohon yang rimbun dan tinggi serta rapuh sebaiknya ditebang.Perhatikan atap rumah yang sudah rapuh sangat mudah terhempas angin kencang karena itu sebaiknya diperbaiki. Apabila melihat cuaca gelap, sebaiknya tidak bepergian.
Jika sudah berada di jalan terjadi cuaca gelap/awan hitam sebaiknya bertahan di tempat aman, tidak dibawah pohon, jaringan kabel listrik dan baliho.
Untuk jangka panjang, penanaman pohon pinggir jalan sebaiknya dipilih tanaman yang tahan angin (Pohon Asam, Beringin atau Cemara).
Apa Itu Petir ?.
Petir adalah suatu fenomena alam yang pembentukannya berasal dari terpisahnya muatan di dalam Awan Cumulonimbus yang terbentuk akibat adanya pergerakan udara ke atas akibat penguapan air laut dan adanya udara yang lembab. Pada umumnya muatan negatif akan berkumpul di bagian bawah awan dan ini akan menyebabkan terjadinya induksi muatan positif diatas permukaan tanah sehingga membentuk medan listrik cukup besar dan medan listrik di udara membesar, maka akan terjadi pelepasan muatan berupa petir atau menjadi sambaran petir yang bergerak dengan kecepatan tinggi disertai efek merusak yang sangat dahsyat
Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa yang panas dan lembab berpotensi dengan iklim tropisnya berpotensi terjadi hari guruh yang sangat tinggi dibandingkan daerah lainnya. Jadi daerah-daerah di Indonesia termasuk Jawa, Kalimantan umumnya rawan terhadap sambaran petir.

Badai
Badai adalah suatu gangguan pada atmosfer suatu planet, terutama yang mempengaruhi permukaannya serta menunjukkan cuaca buruk. Badai dapat ditandai dengan angin yang kencang (badai angin), petir dan kilat (badai guruh), curahan lebat misalnya es (badai es) atau angin yang membawa suatu zat melalui atmosfer (seperti badai pasir, badai salju, dll).
Badai dapat menyebabkan runtuhnya bangunan, menenggelamkan kapal serta menumbangkan pohon, tiang listrik, menara dan lain sebagainya.
Beberapa macam badai yang perlu diketahui, diantaranya:
a. Tornado
Tornado merupakan badai angin yang sangat kencang dengan kelajuan 300-500 km/jam sehingga dapat menghancurkan benda-benda yang dilaluinya, baik di darat maupun di laut. Tornado dicirikan sebagai awan corong gelap membentuk gerakan spiral, bergantung pada awan cumulonimbus.

Gambar 4.11 Tornado di darat. (Sumber: id.wikipedia.org)
b. Badai tropis (Siklon tropis)
Siklon tropis adalah badai sirkuler yang menimbulkan angin kencang mampu merusakkan daerah sekitar 250 mil dari pusatnya. Siklon tropis menyebabkan kerusakan terutama oleh angin kencang, gelombang badai dan hujan lebat. Gelombang badai adalah naiknya permukaan laut sepanjang pantai secara cepat karena angin menggerakkannya ke pantai.

Gambar 4.12 Siklon Tropis Catarina. (Sumber: id.wikipedia.org)
Sebutan siklon tropis bergantung pada lokasi kejadian. Di Atlantik dan Pasifik disebut hurricane, di Pasifik Barat disebut typhoon, di Australia disebut Willy. Setiap tahun muncul 80-100 siklon tropis, nama siklon tropis umumnya menggunakan nama-nama gadis, seperti: Anna, Carol, Debbie, Inez, Fiona, Wenda dan sebagainya.
c. Thunderstorm (Badai guruh)
Thunderstorm adalah hujan badai disertai kilat dan halilintar. Kejadian ini adalah khas di daerah tropis pada musim pancaroba, terutama pada masa peralihan musim kemarau memasuki musim penghujan.
Thunderstorm (Badai guruh) merupakan suatu fenomena fisis atmosfer yang sering terjadi di Indonesia. Fenomena ini dapat menimbulkan korban jiwa akibat sengatan listrik pada waktu terjadi petir. Gejala terjadinya thundersorm adalah angin yang kencang disertai hujan yang deras kadang-kadang disertai hujan es, kilat dan halilintar.
Bencana alam badai dapat dipelajari dan diamati sehingga jika gejala awal dapat diamati dengan baik maka gejala utama dapat diantisipasi dengan demikian pertanyaan kapan, dimana, berapa besar dan berapa lama dapat dijawab. Hal ini mampu mengurangi jumlah korban akibat bencana tersebut.
d. Badai Katrina
Badai Katrina (juga Topan Katrina atau Hurikan Katrina) adalah sebuah siklon tropis besar yang melanda wilayah tenggara Amerika Serikat pada 24–31 Agustus 2005 dan menyebabkan kerusakan yang besar. Lebih dari 200.000 km² (seukuran Britania Raya) wilayah tenggara AS terpengaruh badai ini, termasuk Louisiana, Mississippi, Alabama, Florida, dan Georgia.
Kronologi
Awalnya terbentuk pada 24 Agustus 2005, Katrina mempunyai tekanan pusat minimum sebesar 918 mb, sehingga merupakan sistem bertekanan tertinggi ketiga dalam sejarah Amerika Serikat. Kerusakan yang diakibatkannya—hingga kini terhitung dapat mencapai US$200 miliar—diperkirakan menjadikannya badai Atlantik termahal dalam sejarah AS. Hurikan ini menyebabkan mati listrik yang mempengaruhi sekitar 1 juta jiwa di Louisiana, Mississippi and Alabama, dan banjir besar di wilayah New Orleans. Hingga 3 September, diperkirakan setidaknya 1289 orang telah meninggal dunia; 1029 orang secara langsung dan 260 lainnya secara tidak langsung. Jumlah ini diyakini akan terus meningkat.

Banjir
Hujan lebat yang terjadi secara terus menerus mengakibatkan sungai tidak mampu lagi menampung air dalam jumlah yang banyak. Air sungai kemudian akan meluap dan membentuk genangan air yang disebut banjir.
Air sungai dapat meluap karena wilayah yang menjadi resapan air sudah berkurang. Meluapnya air sungai dapat terjadi akibat adanya penyumbatan aliran pada sungai tersebut.
Penyumbatan aliran sungai terjadi akibat perbuatan manusia. Pembuangan sampah ke sungai akan menyebabkan aliran sungai tidak lancar. Banyaknya bahan-bahan endapan yang ada di sungai juga dapat menghambat aliran sungai.
Bencana banjir disebabkan oleh buruknya sistem cuaca. Faktor meteorologis utama yang menyebabkan bencana banjir adalah hujan lebat, distribusi hujan dan durasi hujan. Faktor lain yang penting adalah sifat fisis permukaan tanah. Siklon tropis dapat mempengaruhi sistem cuaca di Indonesia, terutama peningkatan jumlah awan, curah hujan, angin, dan gelombang laut.
Penyebab bencana banjir yang terjadi karena ulah manusia adalah penggundulan hutan. Hutan yang gundul menyebabkan tanah tidak dapat menyerap dan menahan air bila terjadi hujan secara terus menerus, akibatnya air mengalir menggerus tanah yang dapat menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor.
Banyak daerah di Indonesia, tanahnya mempunyai daya serapan air yang buruk, atau jumlah curah hujan melebihi kemampuan tanah untuk menyerap air. Ketika hujan turun, yang kadang terjadi adalah banjir secara tiba-tiba yang disebut banjir bandang.
Untuk mengantisipasi bencana banjir banyak hal yang harus dilakukan, diantaranya adalah :
a. membersihkan saluran air dari sampah yang dapat menyumbat aliran air sehingga menyebabkan terjadinya banjir.
b. mengeruk sungai-sungai dari endapan-endapan untuk menambah daya tampung air.
c. membangun rute-rute drainase alternatif (kanal-kanal sungai baru, sistem-sistem pipa) sehingga dapat mencegah beban yang berlebihan terhadap sungai.
d. tidak mendirikan bangunan pada wilayah (area) yang menjadi daerah lokasi penyerapan air.
e. tidak menebangi pohon-pohon di hutan, karena hutan yang gundul akan sulit menyerap air, sehingga jika terjadi hujan lebat secara terus menerus air tidak dapat diserap secara langsung oleh tanah bahkan akan menggerus tanah, hal ini pula dapat menyebabkan tanah longsor.
f. membuat tembok-tembok penahan dan tanggul-tanggul di sepanjang sungai, tembok-tembok laut di sepanjang pantai-pantai dapat menjaga tingkat ketinggian air agar tidak masuk ke dalam daratan.

Kekeringan
Perlu dibedakan antara kekeringan (drought) dan kondisi kering (aridity). Kekeringan adalah kesenjangan antara air yang tersedia dengan air yang diperlukan, sedangkan ariditas (kondisi kering) diartikan sebagai keadaan jumlah curah hujan sedikit.
Kekeringan (kemarau) dapat timbul karena gejala alam yang terjadi di bumi ini. Kekeringan terjadi karena adanya pergantian musim. Pergantian musim merupakan dampak dari iklim. Pergantian musim dibedakan oleh banyaknya curah hujan. Pengetahuan tentang musim bermanfaat bagi para petani untuk menentukan waktu tanam dan panen dari hasil pertanian.
Pada musim kemarau, sungai akan mengalami kekeringan. Pada saat kekeringan,sungai dan waduk tidak dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya sawah-sawah yang menggunakan sistem pengairan dari air hujan juga mengalami kekeringan. Sawah yang kering tidak dapat menghasilkan panen. Selain itu, pasokan air bersih juga berkurang. Air yang dibutuhkan sehari-hari menjadi langka keberadaannya.Kekeringan pada suatu kawasan merupakan suatu kondisi yang umumnya mengganggu keseimbangan makhluk hidup.
Kondisi kekeringan dapat ditinjau dari berbagai segi, diantaranya:
a. Kekeringan meteorologis (meteorological drought)
b. Kekeringan pertanian (agricultural drought)
c. Kekeringan hidrologis (hydrological drought)
d. Kekeringan sosial – ekonomi (socio – economic drought)
Beberapa cara untuk mengantisipasi kekeringan, diantaranya:
a. membuat waduk (dam) yang berfungsi sebagai persediaan air di musim kemarau. Selain itu waduk dapat mencegah terjadinya banjir pada musim hujan,
b. membuat hujan buatan untuk daerah-daerah yang sangat kering,
c. reboisasi atau penghijauan kembali daerah-daerah yang sudah gundul agar tanah lebih mudah menyerap air pada musim penghujan dan sebagai penyimpanan cadangan air pada musim kemarau,
melakukan diversifikasi dalam bercocok tanam bagi para petani, misalnya mengganti tanaman padi dengan tanaman palawija pada saat musim kemarau tiba karena palawija dapat cepat dipanen serta tidak membutuhkan banyak air untuk pertumbuhannya.

Contoh Fenomena Lain Yang Terjadi di Darat
Mematikan dan merusak Longsor
Gansu, Gansu, Cina

Representational images via the Telegraph , Draper City and NRCAN )

Pada tahun 1920, tanah longsor di dunia terburuk yang pernah terjadi membanting Gansu, Cina (dekat perbatasan Tibet). Gempa bumi besar memicu tanah longsor kering, lereng gunung berbatu dan bank loess. Gempa bumi besar memicu tanah longsor kering, lereng gunung berbatu dan bank loess. Loess adalah denda, serbuk campuran lumpur dan tanah liat yang sangat rentan terhadap slide dan lumpur. Loess adalah denda, serbuk campuran lumpur dan tanah liat itu sangat rentan terhadap slide dan lumpur. Di Cina, bank-bank ini loess diciptakan selama jutaan tahun oleh angin membawa debu halus dari gurun Gobi utara. Di Cina, loess Apakah bank ini dibuat selama Jutaan tahun oleh angin Membawa dalam debu halus dari gurun Gobi utara. Ketika tanah longsor dipicu, semua tebing – dan ribuan tempat tinggal gua tebing dan ratusan kota-kota kecil dan desa-desa kecil – jatuh ke lembah di bawah. Ketika tanah longsor dipicu Apakah, semua ini Cliffs – dan Ribuan Dwellings gua tebing dan ratusan Kota kecil kecil dan Desa – Fell ke lembah di bawah ini. Lebih dari 180.000 orang tewas. Apakah membunuh lebih dari 180,000 orang. (Catatan: ada beberapa foto dari acara ini; gambar adalah representasi saja) (. Catatan: Beberapa foto ada acara ini; gambar representasional saja.)
Khait, Tajikistan (dahulu Uni Soviet)

(Image via unu.edu )

1949 longsor di Khait adalah tanah longsor yang paling mematikan kedua pada catatan. Itu membunuh lebih dari 12.000 orang. Itu membunuh lebih dari 12,000 orang. Seperti banyak tanah longsor itu dipicu oleh gempa sedikit kuat, namun longsor itu sendiri terbukti mematikan. Seperti banyak tanah longsor itu dipicu oleh Quake sedikit kuat, namun longsor yang Hakikat terbukti mematikan. Hal ini secara luas dianggap oleh para ahli untuk berada di top 5 tanah longsor terburuk dalam sejarah, dan kedua hanya untuk Gansu untuk tanah longsor paling mematikan. Hal ini secara luas dianggap oleh para ahli untuk berada di atas lima tanah longsor terburuk dalam sejarah, dan kedua hanya untuk Gansu untuk paling mematikan dari longsor.

Tiba-tiba dan mengejutkan Sinkholes
Guatemala City, Guatemala City Guatemala, Guatemala

Images via DVDHardware.net

Untungnya ini bencana besar, sementara mengejutkan, tidak menyebabkan banyak kematian. Warga Kota Guatemala aneh mendengar kabar burung selama beberapa minggu tetapi tidak yakin apa yang sedang terjadi di bawah mereka. Warga Kota Guatemala gemuruh Heard aneh selama berminggu-minggu tapi tidak yakin apa yang terjadi Di bawah them. Kemudian, pada bulan Februari, akhir tahun 2007 sebuah lingkaran yang hampir sempurna bumi turun sekitar 30 cerita hampir seketika. Kemudian, pada bulan Februari, akhir tahun 2007 sebuah lingkaran yang hampir sempurna dari bumi turun 30 cerita Beberapa Hampir seketika. Sungguh menakjubkan betapa rapi lubang tersebut. Sungguh menakjubkan bagaimana lubang itu adalah Rapi. Dua orang tewas dan lebih dari 1000 harus diungsikan, lubang pembuangan yang dihasilkan dari sistem pembuangan terkorosi jauh di bawah permukaan (ternyata bau itu berasal dari lubang itu tak tertahankan). Dua orang dan lebih dari 1,000 Meninggal Harus dievakuasi; lubang pembuangan yang dihasilkan dari sistem Sewage terkorosi dalam bawah permukaan (ternyata bau itu berasal dari lubang itu Intolerable).

Gypsum Agrico Stack

(Image via Fluoride Alert )

Florida terkendala oleh erosi sinkhole, tapi ini bencana pada tahun 1994 adalah salah satu yang paling buruk sejauh ini. A sinkhole 15-cerita merobek kanan terbuka di bawah sebuah tiang 80-juta-ton gypsum stack (limbah industri beracun). A sinkhole 15-cerita merobek kanan terbuka Di bawah tumpukan 80-juta-ton gypsum stack (limbah industri beracun). Sup berbahaya terkontaminasi 90% air minum Florida dan upaya pembersihan berlari ke dalam jutaan dolar. Sup berbahaya terkontaminasi 90% air minum Florida dan upaya pembersihan ranjang Ke Jutaan dolar. 2 juta kaki kubik lubang segera dijuluki “Perjalanan ke Pusat dari” Bumi, seolah-olah untuk menunjukkan bahwa itu adalah Disney World atraksi terbaru. 2 juta kaki kubik lubang segera dijuluki “Perjalanan ke Pusat dari” Bumi, seolah-olah untuk menunjukkan Bahwa itu Disney World atraksi terbaru. Meskipun tidak ada orang meninggal, jutaan ditempatkan dalam bahaya karena pencemaran air. Meskipun tidak ada orang meninggal, Apakah Jutaan menaruh dalam bahaya karena Kontaminasi air.

Berezniki, Russia

(Images via Bahasa Russia )

Sinkhole Berezniki mulai tahun 1986 dan hanya tumbuh lebih parah dengan Setiap tahun yang lewat. Ini tak terbendung. Ini tak terbendung. Saat ini lebih dari 200m panjang, panjang dan lebar 40m 80m. Saat ini lebih dari 200m panjang, panjang dan lebar 40m 80m. Meskipun untungnya tidak ada yang meninggal, 10% dari output dunia kalium berasal dari daerah ini, dan lubang pembuangan sangat dekat dengan menghancurkan jalur rel tunggal tambang. Meskipun untungnya tidak ada yang meninggal, 10% dari output dunia kalium berasal dari daerah ini, dan lubang pembuangan sangat dekat dengan menghancurkan jalur rel tunggal tambang.

TUGAS MAKALAH
FENOMENA YANG TERJADI
DI DARAT

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: